Postingan

Hujan Disini, 10:42

Hai. Disana hujan tidak? Katanya, hujan itu berkah. Momentum dari Allah buat makhlukNya minta aapaaaa aja. karena itu, doakan aku ya, teman. agar besok bisa kembali berjalan kaki menuntut ilmu, menatap masa depanku, yang sejujurnya belum tahu hendak menjadi apakah nantinya. #doadoadoa

Sssst! Ada Kuya (sedang) Ngaji

Gambar
Well, sebenernya ini adalah tulisan saya buat buletin kampus. Tapi, karena satu dan lain hal akhirnya nggak jadi terbit. Maaf yaaa Kakak-kakak yang sudah saya sita paksa waktunya buat ngejawab sederet pertanyaan yang akhirnya saya jadiin main buat berita ini.   :D  ---------------------------------------------------------------------------------------------------------- Muslim sipil ITB rasanya boleh bangga punya kegiatan keren dalam sebuah komunitas yang akrab dengan sebutan ‘kuya ngaji’. Terbentuk atas latar belakang mulia; mengajak seluruh mahasiswa sipil ITB untuk bersama-sama mengenal islam, komunitas kuya ngaji ini mencoba merangkai acara-acara kebersamaan yang berbasis islam. “Sangat berharap besar semua temen-temen muslim di sipil ini paham dengan agamanya sendiri, karena buat apa kita cape-cape belajar tentang sesuatu yang baru buat kita tapi nggak tahu arti sebenarnya kita mau ngapain, kita belajar itu semua untuk apa. Padahal itu semua adalah untuk be...

[Lihat]

Gambar
(Dari catatan seorang teman) Mereka tidak butuh sedekah dari anda, tapi mereka hanya butuh dagangan mereka dibeli. Sobat, jika anda bertemu pedagang asongan seperti ini bantulah mereka dengan membeli dagangan mereka meskipun kita tidak terlalu membutuhkan. Yakinlah, mereka berusaha untuk tidak menjadi peminta dan pengemis tapi mereka berusaha untuk keluarga mereka. *** "Lebih baik seseorang bekerja dengan mengumpulkan seikat kayu bakar di punggungnya dibanding dengan seseorang yang meminta-minta (mengemis) lantas ada yang memberi atau enggan memberi sesuatu padanya." (HR. Bukhari no. 2074)

Curhat

Pagi ini saya merasa tidak baik. dan ngga tahu kenapa, kalau sedang ngga enak badan, pasti jadi keinget ibu. biasanya kalau di rumah, kalau saya sakit ibu benar-benar membuat saya merasakan betapa tak bisa nya saya tanpa dia.. sedih, ya? sekarang saya di kota lain, jaraknya jauh dari ibu dan bapak.. ngga ada yg bawelnya kaya ibu "sakit dimananya? makanya bla bla bla.. jangan bla bla bla.." Ibu, ada kekuatan disetiap kelembutannya. menegur saya tapi tidak pernah melukai hati saya.. beliau selalu melihat saya sebagai putri kecilnya, sama seperti dulu, ketika saya tidak bisa apa apa, belum bisa berdiri, belum bisa berjalan, belum bisa bicara..meskipun beliau tahu, sekarang, putri kecilnya ini sudah tumbuh dewasa... Bapak juga pasti marah-marah kalau saya sedang sakit.. saya mengerti kalau marahnya bapak, itu adalah karena saya adalah putrinya, yang dititipkan Allah padanya, tanggung jawabnya.. Adik saya yang sudah SMA, biasanya akan bersikap lebih dewasa dari saya. menas...

Akan Segera di Cobaa =D

Gambar
Dapat tag wall dari teman kost, isinya bikin tambah kangen rumaaaaah wehh pokoknya, libur akhir semester nanti, yang ini kudu di coba! kalau enak, kan, siapa tahu bisa bikin menu ini jadi salah satu motivasi untuk saudara disana (red:putra putri Indramayu) untuk bangkit mengembangkan potensi kota ramah tamah kita ^^ *mudah2an di rumah pohon mangganya ada buahnya, :D Bahan: 125 ml jus mangga 15 g gelatine bubuk 100 ml cream cheese 150 ml yoghurt plain 3 putih telur ayam 50 g gula pasir Hiasan: Irisan mangga Cara membuat: Aduk jus mangga dan gelatine hingga larut. Tim hingga bening. Sisihkan. Kocok putih telur dan gula hingga kaku. Tambahkan yoghurt dan cream cheese. Kocok rata. Tuangkan larutan gelatine, kocok rata. Tuang ke dalam gelas-gelas saji. Simpan dalam lemari es hingga membeku. Sajikan dengan hiasan irsan mangga. (untuk 4 buah)

Yesterday, in the middle of a silent mid test.

12:37. ALSI. itb. Leni. lihat sekelilingmu. yang duduk di kursi-kursi yang sama sepertimu. di depanmu. di sampingmu. di belakangmu. dan lihatlah dirimu. sebentar. perhatikan langkah yang telah membawamu kemari. duduk dan anggun. di sini, di tempat ini. berhentilah menyalahkan keadaan. kau salah. kau tak bodoh. kau tidak tak seberuntung mereka. kau sama. Allah anugerahi kau akal yang bersih, putih untuk berpikir, jernih untuk menjadi pemenang.. hanya saja kau, mungkin, selama ini sudah terlalu jauh.. tak melihatNya. tak terlalu menatapNya. ini, kau, kan? kau utarakan doa-doa, yang tipis, kering, kadang tak tulus.. tapi Dia benar-benar Yang Menjanjikanmu rahmah , dan selalu memaafkan apapun yang pernah kau khilafkan.... astagfirullaah.... :(
"Adek mulai sekarang harus belajar cinta sama Allah, lebih daripada cinta sama Ayah-Ibu, ya?! "Kenapa, Bu?" "Karena suatu hari Ayah sama Ibu bisa meninggal dunia, sedangkan Allah tidak pernah mati. Nah, kalau suatu hari Ayah atau Ibu meninggal, kamu tidak boleh merasa kesepian karena Allah selalu ada untuk kamu. Nanti, Allah juga akan mendatangkan orang-orang baik yang sayang sama Adek seperti sayangnya Ayah sama Ibu..." :')